Label

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Desember 2014

iri loe kelewatan



Iri Loe itu Kelewatan
Oleh : Ririn N.A

“ Ah temen-temen gue punya pacar semua,…hihi yah..”
                Sering g aloe ngrumit kata-kata gini? (halah kaya dedemit loe ! enakan ngomong keras-keras! Maap..) kalau ekspresi barusan pasti adalah nyesel dan ngarep kan ? iya, gue akuin kok yang namanya jomblo itu bener bin banget sulitnya. Ada ada aja godaannya. Apalagi saat cs” loe punya pacar semua ( ah sakitnya tuh disini.hihi) pasti kamu minder dan akhirnyapun kamu juga pacaran juga (amit-amit)
                Nah itu baru permulaan, udah gitu tiap hari pasti cz” loe cerita tentang cowonya masing-masing (sakit lagi kan loe ? tapi jangan ngurung dan gantung diri yah..) jadi patung pajangan kan kesannya (kasihan..). and akhirnya loe juga bakalaan cabut noh dari gerombolan genk loe dan loe tersisih ? ih itupun kalo lor anti sama yang namanya pacaran. Kalo udah move on nyewa kacamata minus yang mungkin terjadi adalah loe bakal ngrasa pingin romantic diatas temen-temen loe yang udah nyakitin loe. Dan kalau loe cabut yakin deh kerjaannya cuamn ider ider cowonya masing masing (haha kaya pasar loak aja :D) kalau belum puas, ini yang akan gue warningkan ! jaruhlah loe-loe pad eke lembah kehancuran.
                Yang bakalam gue omongkan itu yah, seharusnya kamu prihatin sama mereka jangan malah minder dan pingin pacaran. Ah, coba deh loe renungin lagi, mana ada sih manfaatnya zaman sekarang pacaran ?? paling-paling dompetmu bakalan jebol. Itumah mending. Gimana kalau loe yang jebol ? (astagfirullohal’azim)
                Oke gue tahu banyak kok yang pacaran ala islam, katanya. Cuman smsan, telponan, dan lain dan masih wajar katanya. Tapi mana ada pacaran ala islam ? kalau da tolong cariin haditsnya dong, tapi inget bukan ta’arufan. Jangan loe coba-coba ganti pacaran anak SMA,SMK, SMp loe jadiin kedok ta’arufan. Engga ada! Ga ada istilah kaya gitu !
                Cumin smsn? Telponan ? hey teman, itu juga pemborosan dong. Coba loe cek daftar belanja kamu setelah sama si doi (woy kasihan juga bokap sama nyokap loe) widih paling-paling loe bakalan melotot dan heran-heran banget. Gue ga asal ngomong kok. Orang saya juga mengalami (haha curhat jadinya nih). Itu baru yang paling sederhana. Coba jaa kalau sering nongkrong? Abis deh uang loe ! coba
                Jadi menurut gue, saat loe ngiri itu harus digali tuh dari sudut pandang yang tepat. Kalau loe itu ngiri dengan hal-hal begonoan. Kasihan banget loe bakalan nantinya

Takuttapi juga mau



Takut tapi juga mau
Oleh : Ririn N. A

                Ohya teman, sebenernya kalau takut itua dalah wajar dan kadang juga dibutuhin oleh kita dalam situasi-situasi yang benar khususnya. Tapi kita jangan jangan seneng dulu. Karena sebagian dari manfaat suatu hal pasti juga tetera juga efek sampngnya ( kaya obat ya) hemm kamu benar takut itu ibarat ular lah. Ada saatnya dibutuhkan buat ngusir tikus dan hama petani tapi ada saatnya juga perlu dimusnahkan kalo hal ini mengancam hidupnya seseorang, misalnya bagi ular-ular yang berbisa tinggi harus diajuhkan dari manusia. Lalu dimana kita memerlukan rasa takut itu? Saat loe sedang dalam sisi buruk. Ingat Tuhan itu tahu apa yang kamu lakukan. Dia juga tidak tidur, pasti akan dapet balesannya juga loe ( hmm bijaksana yah)
                Dan rasa takut yang ga dibuthkan adalah saat loe pada sisi baik. Penerapannya dikasus ini adalah saat loe itu takut mencoba hal-hal yang baru apalagi loe itu ga terlalu paham dengan kapasitas mental loe dan tuntutan semakin bnayak ada pada loe karena manusia berbakat akhir-akhir ini selalu jadi pemborong. Hal ini sangat terlihat dengan kamu bicara dimuka umum dan untuk hal yang pertama. Apa yang ada dipikiran loe tentang ini? Pasti loe cenderung akan mengatakan ini mungkin grogi alias nervous. Setelah hai seperti itu yang ada dipikiran loe justru semakin mengatakan aku terlalu grogi, aku malu dan aku ga bisa  berdiri disini. Gue paham apa isi pikiran loe saat- saat begini,
                Hemmm kalian harus ingat bahwa prasangka Tuhan itu tergantung atas prasangka hambanya. Kalau loe udah mendekte loe bakal grogi ngomong di depan umum, jangan salahkan Tuhan kalau akhirnya loe juga grogi. Iya memang semua itu sulit dan gue juga tahu kebanyakan orang cenderung melihat hasil yang akan terjadi dengan hikmah yang akan didapat. Iya dari sini kita tahu bahwa kesalahan terkecil manusia adalah ingin bisa dan maju tapi mengurung diri. Kalau loe begini yang akan terjadi adalah bentrok batin, gue yakin ko loe itu pingin maju tapi perspektif loe tasa duri loe harus dirubah mulai sekarang. Dan anggap aja semua itu temen-sebaya kamu dan usahakn jangan menatap matatanya audiens secara langsung kalo kamu belum cukup yakin buat nglakuin itu. Yang jelas kamu itu harus yakin kalo loe itu bisa dan ga akan mengecewain.
                Tipsnya adalah :
1.       Tampil serapih mungkin.
2.       Baca doa atau panjatan pada Tuhan yang maha Esa, karena ini juga akan membantu.
3.        Atur pernafasan. Hal ini juga dapat dilakukan saat loe kehilangan kata-kata. Karena pada saat ini otak akan terisi oksigen lagi.
4.       Jangan panic dan positive thinking.
5.       Buang beban-beban yang menekanmu. Usahakan rileks.
6.       Ubah posisi berdirimu jika tidak nyaman
7.       Mulailah berbicara dan jangan menatap mata langsung audiens.
Kalau terlanjur grogi. Lakukan gerakan-gerakan yang dapat merilekskan

Jodoh



Jodoh
(jangan mendikte siapa jodohmu tapi mintalah jodoh yang terbaik)
Oleh : Ririn N. A

                Jodoh adalah takdir mubram. Tidak ada yang tahu tentang siapa takdir pasangan kita, seperti apa dia, dimana dia, kedatangannya dia, alasan dia datang sebelum pada saatnya yang telah diatur oleh Tuhan. Hal ini member garis bawah bahwa kita dalam berkehidupan tidak disarankan untuk terlalu berangan-angan dan mengumbar janji. Bahkan hal ini juga cenderung dilarang. Efek negatifnya dari pelarangan ini adalah bagaimana seseorang akan tergiur melakukan apapun  demi yang dicintainya.
                Begitu pula dengan umbaran janji yang biasa dikecamkan oleh remaja-remaja labil sekarang-sekarang ini. Banyak diantara mereka yang mengharapkan jodohnya adalah dia kekasihnya yang sedang bersamanya. Tetapi mereka tak pernah konsekuen dengan harapannya. Ketika mereka move on ke lain hati maka mereka cenderung mengucapkan hal yang sama seolah-olah bahwa ini adalah sebuah awal menuju rumah tangga.
                Sebenarnya anggapan-anggapan seperti itu yang justru membuat lemahnya jiwa seseorang. Apalagi saat orang itu telah terbiasa dengan hal-hal yang bersifat romantic, maka enggan meninggalkannya. Hal inilah yang mengumpamakan bahwa sekali mencoba maka akan ketagihan. Sekali kamu pacaran maka saat kamu ingin merubah untuk tidak pacaran seperti mengangkat berton-ton lilitan yang meliliti tubuh kita. Belum lagi kalau si doi tidak member kabar, yang ada dipikiran kalian pasti pasti sedang selingkuh, pasti telah lupa aku, pasti sudah tak peduli lagi. Dan seakan- akan bahwa kamu benar-benar telah menjadi bagian dari hidupnya. Tidak ada lagi positive thinking terhadap dirinya.
                Bagaimana jika sudah putus?
Tidak sedikit yang akhirnya uring-uringan dantak kenal dunia lagi. Hemmm janngan ya sobat.. jika kamu ingin jodoh, bukan dengan kamu menghabiskan waktumu untuk berduaan tapi gunakanlah untuk mendekatkan diri dan mencari siapa dirimu sebenarnya. Sungguh Alloh selalu tahu yang tebaik untukmu…

Minder dan percaya diri



Minder dan percaya diri
Oleh : Ririn N.A

                Minder itu seperti ga nerima hidupmu dan dirimu apa adanya. Iya lah karena kamu ngrasa bahwa dirimu itu kecil seperti tengu di lautan luas. Hehe dan sesungguhnya inilah hal yang bikin orang-orang itu minder dan kecil diri. Tapi sekarang kan sudah ngerti apa itu minder. Sekarang tips mengatasi minder :
*       Memahami penyebab dan rasa minder.
*      Berhenti memikirkan kekurangan diri
*      Memperluas pergaulan
*      Mulailah bertanya pada orang baru.
*      Perhatikan penampilan.
*      Selalu bersikap tenang
*      Coba sesuatu yang baru.
PD :
*      Tersenyum
*      Tatap mata lawan bicara anda
*      Ubahlah suara diri dalam diri anda
*      Lupakan standar yang diterapkan orang lain
*      Tampillah serapi mungkin.
*      Berdoalah atau bermeditasi sejenak
*      Reka ulang
*      Seringkali suatu kejadian menjadi negative karena perspepsi kita sendiri.
*      Tentukan langkah selanjutnya.
*      Mulailah bertindak meskipun tidak memiliki gambaran
*      Bicaralah perlahan
*      Ikut berpartisipasi